Published on
10:07 pm April 30, 2008 in
Kuliah.
Bismillah
Sepertinya ada banyak kesalahan teman2 di perkuliahan:
- Jawabannya sama semua. Mulai dari yang ngirim pertama kali sampai yang terakhir kirim. Ngerjainnya bareng? Sambil makan rujak?
- Tidak ada yang memposting scheme database. Terus datanya dari mana coba? Dari kemarin?
- Hasilnya ga bener. Efek dari ketiadaan data, jadinya begitu dicoba tidak sesuai sama yang diharapkan. Apakah ini sebagai efek dari les sempoa? Sehingga mereka bisa memvirtualisasi hasil query?
Besok ah, lanjutin…
Bismillah
Malam ini diisi dengan kegiatan tidak produktif. Berjalan (eh, pake sepeda ding) tak tentu arah sambil lihat2 “pasar”. Yang ngetren apa sih?
Hlo kok toko ini tutup?
Perasaan warnet ini dulu nggak serame ini deh..
Bleh, kok laris?
Kira2 seperti itu. Kalau ada yang penting dicatat (tentu di moleskine kesayangan), untuk diambil hikmahnya (sok bijak ceritanya). Begini ini keadaannya kalau tugas banyak, kerjaan menumpuk, dan masa depan tidak jelas. Ah, urusan rizki udah dipikirin ma Allah.. Betewe, secara tidak sengaja terdampar di blog Raditya Dika, penulis buku yang menceritakan pengalaman lucu bin anehnya. Salah satunya tentang sepupunya yang ketika umroh berdoa minta Nokia N73! Wew, “kenapa ga minta ketoprak pake kerupuk yang banyak aja sekalian?” komentar Radith.
Betewe, kalau jadi naek haji, di Mekah minta apa ya? Separuh surga? Istri sekelas Frida Lidwina? Atau, “Ya Allah, pengen banget punya PSP Slim nih.. Kasih dong, atu aja yaa… Thanks! Oia, yg warna lavender purple yaa.. Mmmuaaccch…” *diazab karena ga tahu diri*
Bismillah
Iseng saja, saya googling dengan keyword : kegagalanku. Berharap ada orang yang bernasib sama, sehingga mungkin saya bisa mendapat hikmah dari beberapa kali gagal bulan ini. Ternyata, banyak juga cerita2 lucu yang bisa didapat. Mulai dari mahasiswa yang berulang kali gagal diterima menjadi panitia acara di kampusnya, mahasiswi yang gagal menepati janji ke orangtuanya (dan gagal menurunkan berat badan) sampai ada anak SMU yang menuliskan setiap kegagalannya pada sebuah file tersendiri di komputernya.
Saya sampai pada sebuah artikel dari kotasantri.com (maaf, lupa linknya) yang bercerita tentang kisah hidupnya yang mesti menuruti nasihat dan impian ibunya (anak tersebut yatim sejak 7 tahun yang lalu). Ia bercerita tentang kegagalannya di seleksi mahasiswa baru (dengan fakultas idaman: kedokteran), dan terpaksa berangkat ke Mesir untuk menjadi seorang da’i atau mubaligh. Sampai di Mesir, akhirnya dia sadar ketika membaca surat Al-Baqarah ayat 216 (ini termasuk ayat favorit saya. Saya menandai ayat2 favorit di Qur’an saya dengan spidol warna, hanya sekadar untuk menambah semangat).
216. Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Yah, mungkin ini semacam pesan Allah untuk saya, agar senantiasa berprasangka baik kepadaNya. Hehehe.. *masih ngarepin naek haji*
Bismillah
Baru kali ini saya bingung menghadapi catatan pengambilan uang. Entah mengapa, seperti salah hitung saja. Dan ternyata benar, saya salah hitung. *Mengapa bisa sampai salah hitung?* Saya baru ingat ke mana larinya uang sejumlah 450 ribu itu pergi. Fiuh.. Alhamdulillah
Bismillah
Pak ustazz, kira2 saya bisa download aplikasi ini di mana ya?
Ente nanya ke orang yang salah men…